BULA, TINTATIMUR.ID – Kapolres Seram Bagian Timur (SBT), AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H memperkenalkan semangat "BAKU DAPA" atau Bersama Amankan Kamtibmas, Utamakan Dialog dan Pelayanan Humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres SBT.
Semangat tersebut menjadi pendekatan yang ingin dibangun Ricky untuk memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ricky mengatakan, "BAKU DAPA" merupakan semangat Polres SBT dalam membangun kebersamaan dan kedekatan antara polisi dengan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
“BAKU DAPA merupakan semangat Polres Seram Bagian Timur dalam membangun kedekatan dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif,” kata Ricky, Rabu (16/09/2026).
Menurutnya, frasa “Bersama Amankan Kamtibmas” mengandung pesan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Partisipasi, kepedulian, serta peran seluruh elemen masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mencegah munculnya potensi gangguan Kamtibmas.
Dalam konteks tersebut, kata Ricky, Polri hadir sebagai penggerak, pelindung, sekaligus mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sementara frasa “Utamakan Dialog dan Pelayanan Humanis” menegaskan pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi serta penyelesaian persoalan melalui dialog.
Polisi diharapkan mampu mendengar aspirasi masyarakat dan merespons setiap persoalan secara persuasif, dengan tetap mengedepankan sikap ramah, santun, profesional, serta menghormati masyarakat.
“Pendekatan persuasif menjadi prioritas dalam membangun kepercayaan dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dia juga menekankan tiga semangat utama yang menjadi bagian dari pelaksanaan "BAKU DAPA", yakni Hadir, Melindungi, dan Melayani.
Hadir dimaknai sebagai keberadaan polisi di tengah masyarakat serta responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Melindungi berarti memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai bentuk gangguan keamanan.
Sedangkan melayani diwujudkan melalui pelayanan kepolisian yang profesional, cepat, mudah, serta humanis.
“Polri dan masyarakat bersama-sama menjaga Kamtibmas melalui kedekatan, dialog, perlindungan, dan pelayanan yang humanis demi terwujudnya Seram Bagian Timur yang aman, damai, dan kondusif,” tegas Ricky.
Semangat "BAKU DAPA" tersebut diperkenalkan Ricky setelah beberapa hari resmi memimpin Polres SBT.
Dirinya menggantikan AKBP Alhajat yang mendapat penugasan baru sebagai Kabag Pengendali Operasi pada Biro Operasi Polda Maluku.
Ricky dilantik sebagai Kapolres SBT oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartono di Mapolda Maluku, Ambon, pada Kamis 10 September 2026.
Perwira Polri yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 itu sebelumnya menjabat Kepala Sub Detasemen Perintis I Detasemen Perintis Direktorat Samapta Korps Sabhara Baharkam Polri.
Ricky juga pernah mengemban sejumlah jabatan, di antaranya Wakasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan Kapolsek Tanjung Priok Polres Metro Jakarta Utara.
Ia berharap hubungan Polri dan masyarakat di SBT semakin dekat sehingga berbagai persoalan Kamtibmas dapat ditangani melalui komunikasi, kebersamaan, serta pelayanan kepolisian yang humanis. (RED)

0Komentar