PIRU, TINTATIMUR.ID — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke wilayah kepulauan.
Hal itu disampaikan Benhur saat menghadiri Pendidikan Politik dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Zona II yang meliputi Kecamatan Huamual, Huamual Belakang dan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Piru, Kamis (01/10/2026).
Benhur meminta kader tidak hanya berkonsolidasi di wilayah daratan, tetapi juga aktif menjangkau masyarakat di pulau-pulau seperti Kelang, Manipa dan Buano.
“Jangan ada keluhan mau ke sana, mau angin, mau ombak. Kita harus berada di daerah-daerah sana,” tegas Benhur.
Menurutnya, tantangan geografis tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk mengabaikan wilayah kepulauan.
Konsolidasi juga perlu diperkuat di sejumlah wilayah daratan Seram, seperti Elpaputih, Kairatu, Kairatu Barat, Inamosol, Taniwel dan Taniwel Raya.
Dia menegaskan Musancab tidak boleh dimaknai sebatas pergantian kepengurusan.
Lebih lanjut, agenda tersebut harus menjadi bagian dari penguatan ideologi dan garis perjuangan partai hingga tingkat akar rumput.
“Dasar awal perjuangan hari ini berkumpul bukan saja urusan sirkulasi organisasi, pergantian kepengurusan. Arah perjuangan harus kita letakkan dalam kacamata garis perjuangan,” ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan kader agar tidak menjadikan kepentingan pribadi sebagai keputusan organisasi. Setiap keputusan, kata Benhur, harus mengedepankan kepentingan kolektif partai.
Ketua DPRD Provinsi Maluku turut mengaitkan konsolidasi organisasi dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.
Dia menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi yang tumbuh dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia.
Sementara itu, dalam Musancab Zona II, Syarir Sangadji kembali dipercaya memimpin PAC PDI Perjuangan Kecamatan Huamual.
Syarir menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menyatakan kesiapan pengurus untuk melanjutkan konsolidasi hingga tingkat dusun.
Ia berharap capaian partai pada Pemilu 2024 dapat dipertahankan pada agenda politik berikutnya.
“Pengurus lama sudah mempertahankan posisi di tahun 2024 dan semoga di tahun berikutnya kita dapat mempertahankan kursi yang sudah kita rebut di tahun 2024,” ujar Syarir.
Syarir juga berharap ke depan kader internal PDI Perjuangan mendapat ruang lebih besar untuk tampil dalam kontestasi politik daerah.
“Di tingkat kabupaten kita selalu pakai pemain dari luar sampai tingkat provinsi juga. Insyaallah semoga di Pilgub ke depan kita pakai pemain sendiri,” pungkasnya. (RED)

0Komentar