AMBON, TINTATIMUR.ID — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mencegah konflik sosial di Maluku.

Penegasan itu disampaikan Lewerissa saat menerima kunjungan Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, bersama jajaran di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (16/10/2026).

Gubernur mengapresiasi kerja sama dan kolaborasi yang selama ini terjalin antara Pemprov Maluku dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Menurutnya, komunikasi cepat menjadi kunci dalam menangani konflik agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Secara umum, kondisi stabilitas keamanan di Maluku relatif aman dan terkendali. Memang masih terjadi satu atau dua peristiwa di tengah masyarakat, tetapi setiap kali terjadi konflik, Forkopimda kami kompak. Kami langsung berkomunikasi dan turun ke lapangan,” ujarnya.

Dia berharap Polda Maluku terus memperkuat langkah pencegahan, mengedepankan pendekatan serta menegakkan hukum secara tegas dan profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Dirinya juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum.

Ia menambahkan dibutuhkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah dan kepolisian, untuk memastikan masyarakat dapat hidup aman dan damai.

“Saya kira menghadapi situasi seperti ini tidak ada cara lain bagi kami selain kita berkompak, bersinergi, dan berkolaborasi dalam menghadapi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat,” tutupnya. (RED)