AMBON, TINTATIMUR.ID — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) mengubah cara pandang terhadap vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).

Dia meminta ASN tidak terjebak ketakutan akibat minimnya pengetahuan, tetapi membangun kepercayaan melalui pemahaman yang benar.

Pesan tersebut disampaikan Lewerissa saat membuka sosialisasi dan pemberian vaksin HPV dalam rangkaian peringatan HUT KORPRI ke-55 di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (08/10/2026).

Menurut Lewerissa, edukasi vaksinasi penting untuk meningkatkan kesadaran ASN terhadap kesehatan sekaligus mendorong penyebaran informasi yang benar di tengah masyarakat.

“Mari kita ubah pola pikir dari ‘takut karena tidak tahu’ menjadi ‘percaya karena memahami’. Untuk itulah, sosialisasi vaksinasi HPV saat ini merupakan edukasi yang sangat penting,” ujar Lewerissa.

Gubernur menegaskan, ASN tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga perlu menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat, dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Lewerissa berharap peserta sosialisasi dapat memahami manfaat vaksinasi HPV sehingga mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

Lebih lanjut, kondisi fisik yang sehat dan bugar turut menentukan kualitas pengabdian ASN. Kesehatan, kata dia, mendukung kejernihan berpikir, kestabilan emosi, dan produktivitas dalam memberikan pelayanan publik.

“Kondisi fisik yang sehat dan bugar akan mendukung kejernihan pikiran, stabilitas emosi, serta semangat dalam menjalani aktivitas,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Kesehatan KORPRI Pusat yang telah memberikan sosialisasi dan edukasi vaksinasi HPV di Maluku. (RED)