BULA, TINTATIMUR.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) mengalokasikan anggaran sebesar Rp140 juta melalui APBD 2026 untuk pembangunan unit rumah warga korban bencana di daerah tempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) SBT, Mustafa Korkawa, mengatakan pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah daerah bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Untuk di tahun 2026 ini ada tujuh unit yang kami akan bangun,” kata Korkawa, Selasa (20/10/2026).
Dia menjelaskan, tujuh unit rumah tersebut tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, empat unit berada di Desa Bula dan Desa Sesar, Kecamatan Bula, masing-masing satu unit di Desa Namalomin, Kecamatan Seram Timur, Desa Akat Fadedo, Kecamatan Ukar Sengan, serta Desa Tanah Baru, Kecamatan Wakate.
Menurutnya, tiga unit rumah di Desa Sesar, Kecamatan Bula, telah diserahkan kepada keluarga korban.
Sementara empat unit lainnya, yakni satu unit di Kecamatan Bula dan masing-masing satu unit di tiga kecamatan lainnya, akan diserahkan secara bertahap.
“Tiga di Kecamatan Bula sudah kami serahkan. Sisa satu unit di Bula dan tiga di kecamatan lainnya akan kami serahkan menyusul,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, program bantuan rumah korban bencana tersebut juga telah dilaksanakan Pemkab SBT pada 2025.
Saat itu, pemerintah daerah membangun empat unit rumah yang tersebar di Desa Kildor, Kecamatan Wakate, sebanyak satu unit, serta Desa Amarwatu, Kecamatan Gorom Timur, sebanyak tiga unit.
“Tahun sebelumnya empat, yang satunya di Desa Kildor, Kecamatan Wakate. Ada tiga juga di Desa Amarwatu, Kecamatan Gorom Timur,” katanya.
Ia menambahkan, dengan alokasi anggaran Rp140 juta untuk tujuh unit rumah pada 2026, rata-rata anggaran yang tersedia mencapai Rp20 juta per unit.
"Kita berharap pembangunan dan penyerahan bantuan berjalan sesuai sasaran agar keluarga korban bencana dapat segera menempati rumah yang layak," pungkasnya. (RED)

0Komentar