TUAL, TINTATIMUR.ID — PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) tetap berjalan di tengah aksi penyampaian aspirasi sejumlah Awak Mobil Tangki (AMT), Senin 5 Oktober 2026.
Pertamina menyebut langkah antisipatif telah dilakukan untuk menjaga stok BBM di sejumlah lembaga penyalur agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan pengelolaan stok dan distribusi BBM dilakukan secara terencana dengan menyesuaikan proyeksi kebutuhan di masing-masing wilayah.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan penyaluran pada akhir pekan sekaligus menyediakan buffer stock di sejumlah SPBU.
"Penyediaan buffer stock di sejumlah SPBU pada akhir pekan ini termasuk upaya kami untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan melihat tren konsumsi masyarakat yang biasanya padat di hari pertama kerja setiap minggunya," jelas Bramantyo dalam keterangan tertulis, Rabu (07/10/2026).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan stok sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, baik selama akhir pekan maupun saat memasuki hari kerja.
Pertamina juga memastikan distribusi BBM kembali dilakukan pada Senin sore setelah aksi penyampaian aspirasi selesai.
“Penyaluran BBM kembali dilakukan pada Senin sore (5/10) ketika penyampaian aspirasi telah selesai dilakukan. Dengan adanya penyaluran yang dilakukan pada akhir pekan dan penyaluran yang sudah normal kembali, kami imbau masyarakat tidak perlu khawatir dan pelayanan tetap berjalan,” ujarnya.
Bramantyo menambahkan, Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di SPBU secara berkala.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan perencanaan suplai berjalan baik sekaligus mengantisipasi dinamika operasional di lapangan.
“Monitoring berkala ini menjadi upaya kami agar perencanaan dan proses suplai dilakukan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat dilayani dengan maksimal,” katanya.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan aspirasi. Aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Kami menghormati aspirasi yang disampaikan dan tetap mengedepankan komunikasi dalam penyelesaiannya. Pada saat yang sama, kami juga menyampaikan agar operasional penyaluran BBM kepada masyarakat tetap dilakukan dengan baik,” tegas Bramantyo.
Dia menegaskan, pemenuhan kebutuhan energi masyarakat menjadi perhatian utama Pertamina, khususnya di wilayah Tual dan Maluku Tenggara.
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan komitmennya menjaga keandalan distribusi energi melalui pemantauan stok, penguatan koordinasi, serta langkah-langkah antisipatif.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait layanan energi maupun ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (RED)

0Komentar