AMBON, TINTATIMUR.ID – Konstelasi politik menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku 2030 mulai menghangat diperbincangkan dikalangan politisi.
Setelah Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, menyatakan kesiapannya maju jika mendapat mandat partai, dukungan internal pun mulai mengalir.
Salah satunya datang dari Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku sekaligus pengurus DPD PDI Perjuangan Maluku, Alhidayat Wadjo, menegaskan komitmen penuh untuk memenangkan Benhur Watubun pada kontestasi politik lima tahunan tersebut.
Menurut Alhidayat, Benhur bukan hanya memiliki pengalaman panjang di dunia politik, tetapi juga mempunyai kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan intelektual yang dinilai layak untuk memimpin Provinsi Maluku.
"Sebagai kader partai, tentu kami mendukung sepenuhnya. Kapasitas intelektual dan kemampuan individu Pak Benhur George Watubun sudah sangat layak menjadi Gubernur Maluku," tegas Alhidayat kepada Tintatimur.id, Senin (29/06/2026).
Dia mengatakan, PDI Perjuangan sebagai partai politik memiliki tanggung jawab menyiapkan kader terbaik untuk memimpin daerah.
Sebab itu, apabila Benhur resmi ditugaskan partai, seluruh mesin politik PDI Perjuangan akan bergerak memenangkan Ketua DPD tersebut.
"Kami di PDI Perjuangan akan mendukung penuh. Kami juga akan turun langsung ke masyarakat untuk mengajak memberikan dukungan politik kepada Pak Benhur Watubun sebagai Gubernur Maluku," ujarnya.
Pernyataan Alhidayat yang merupakan salah satu pengurus Partai Benteng ini mempertegas sinyal bahwa, PDI Perjuangan mulai melakukan konsolidasi internal menghadapi Pilgub Maluku 2030.
Sebelumnya, Benhur George Watubun menyatakan siap maju apabila mendapat mandat dari partai. Ia juga menegaskan hanya akan bertarung sebagai calon gubernur, bukan calon wakil gubernur.
Sikap tersebut dinilai menjadi penanda awal bahwa persaingan menuju Pilgub Maluku 2030 mulai terbuka.
Alhidayat menambahkan bahwa munculnya nama Benhur Watubun sebagai representasi PDI Perjuangan, peta politik diperkirakan akan semakin dinamis.
Terlebih, petahana Hendrik Lewerissa juga disebut-sebut berpeluang kembali maju untuk mempertahankan jabatannya.
"Jika PDI Perjuangan resmi mengusung Benhur Watubun, Pilgub Maluku 2030 akan menjadi salah satu kontestasi politik paling menarik, mempertemukan figur-figur dengan pengalaman, pengaruh politik, dan basis dukungan yang kuat di Maluku." Pungkasnya. (RED)

0Komentar