BULA, TINTATIMUR.ID - Rasa syukur menyelimuti kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Seluruh jamaah yang berjumlah sembilan orang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat.
Kabar menggembirakan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda SBT, Supran Sultan, saat memberikan laporan pada acara penyambutan jamaah haji yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati, Minggu (21/06/2026).
Menurutnya, jamaah haji SBT tergabung dalam Kloter 26 Embarkasi Makassar. Mereka bertolak dari Madinah pada 19 Juni 2026 dan tiba di Makassar sehari kemudian sebelum melanjutkan perjalanan menuju Ambon.
Setelah bermalam di Asrama Haji Ambon, para jamaah kembali melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat Trigana Air dan tiba dengan selamat di Kabupaten Seram Bagian Timur.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Timur yang berjumlah sembilan orang dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa, di balik kebahagiaan kepulangan para tamu Allah itu, terselip kabar duka yang dialami salah satu jamaah.
Dari sembilan jamaah yang kembali ke Maluku, hanya tujuh orang yang mengikuti acara penyambutan resmi pemerintah daerah.
Dua jamaah lainnya, yakni Zainal Fanat dan istrinya, terpaksa tidak menghadiri acara tersebut setelah menerima kabar meninggalnya salah satu anggota keluarga mereka.
"Mertua dari Bapak Zainal Fanat meninggal dunia ketika jamaah masih berada dalam perjalanan pulang. Setelah tiba di Ambon, beliau bersama istri langsung berangkat untuk menghadiri pemakaman keluarga," jelasnya.
Dirinya mengatakan, keberhasilan seluruh jamaah kembali ke tanah air dalam kondisi sehat merupakan nikmat besar yang patut disyukuri bersama.
Pasalnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik yang panjang, tetapi juga ujian mental, kesabaran dan keteguhan iman.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat kekurangan pelayanan.
"Atas nama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Seram Bagian Timur, kami memohon maaf apabila selama proses pelayanan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, masih terdapat kekurangan yang dirasakan jamaah," katanya.
Supran mengaku, bakal mengevaluasi pihaknya guna meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang sehingga jamaah dapat memperoleh pelayanan yang lebih maksimal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari Pemerintah Kabupaten SBT, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, DPRD, tenaga kesehatan, aparat keamanan, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga berbagai unsur pendukung lainnya.
"Keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan semua pihak. Karena itu kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya," tuturnya.
Supran berharap seluruh jamaah yang telah kembali dari Tanah Suci mampu menjaga kemabruran hajinya dan menjadi contoh kebaikan di tengah masyarakat.
"Semoga seluruh jamaah meraih predikat haji dan hajjah yang mabrur, serta mampu menjadi pribadi yang membawa manfaat, kedamaian dan keberkahan bagi masyarakat Seram Bagian Timur," pungkasnya.(RED)


0Komentar