BULA, TINTATIMUR.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengambil langkah baru dengan memusatkan kegiatan pelatihan tahun 2026 di Kota Bula.
Kebijakan ini bukan sekadar untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan SBT, Punira Kilwalaga, mengatakan sedikitnya 10 kegiatan pelatihan akan dilaksanakan di Bula.
Sementara penyelenggara dan fasilitator didatangkan langsung dari Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).
"Khusus tahun ini, dalam upaya meningkatkan PAD dan agar uangnya berputar di daerah sendiri, semua kegiatan pelatihan Dinas Kesehatan kami laksanakan di Bula. Fasilitator dari Bapelkes yang datang ke sini," ujar Punira, saat diwawancarai Tintatimur.id, Senin (13/07/2026).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan strategi agar belanja pemerintah memberi dampak langsung terhadap perekonomian daerah.
Dia menjelaskan, kebijakan tersebut akan memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat di daerah berjuluk Ita Wotu Nusa itu.
Lebih lanjut, selain menjadi sumber pendapatan daerah melalui penyewaan gedung, pelaksanaan pelatihan juga menghidupkan sektor usaha lokal, terutama UMKM penyedia konsumsi dan berbagai kebutuhan peserta.
"Uang konsumsi berputar untuk UMKM di sini, sewa gedung juga menjadi pemasukan daerah. Jadi manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," katanya.
Darinya berharap kebijakan itu dapat menjadi model penyelenggaraan kegiatan pemerintah yang tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. (RED)

0Komentar