AMBON, TINTATIMUR.ID Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bakal melakukan perombakan jajaran birokrasi.

Sebanyak 229 pejabat struktural administrator dan pengawas dijadwalkan dilantik setelah seluruh rangkaian perayaan HUT ke-451 Kota Ambon selesai digelar.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat mengambil sumpah dan melantik 52 pejabat fungsional di jajaran Pemkot Ambon yang dipusatkan di Balai Kota Ambon, Jumat (28/08/2026).

Wattimena mengatakan, seluruh proses administrasi untuk pelantikan 229 pejabat tersebut sebenarnya telah tuntas. Namun, pelantikan sengaja ditunda hingga perayaan HUT ke-451 Kota Ambon pada 7 September 2026 selesai.

“Nantinya setelah peringatan HUT ke-451 Kota Ambon pada 7 September 2026 mendatang, maka mungkin sekitar tanggal 10 September 2026, kita akan melantik 229 pejabat struktural administrator dan pengawas,” tuturnya.

Menurutnya, keputusan menunda pelantikan dilakukan untuk menjaga agar persiapan dan pelaksanaan agenda HUT Kota Ambon tidak terganggu oleh adanya rotasi maupun perpindahan pejabat.

Dia khawatir, pejabat yang sebelumnya telah diberikan tugas dalam kepanitiaan HUT Kota Ambon justru harus berpindah tempat setelah menerima Surat Keputusan (SK) baru.

“Saya tidak ingin mengganggu pelaksanaan peringatan HUT ke-451 Kota Ambon, sebab pejabat struktural itu ada perpindahan, nanti mengganggu kita punya persiapan. Jangan sampai ada yang ditugaskan namun karena dapat SK baru lalu pindah maka mengganggu, lebih baik biarkan saja semua dulu berjalan,” ujarnya.

Berbeda dengan pejabat struktural, pelantikan 52 pejabat fungsional tetap dilaksanakan pada Jumat (28/08/2026).

Dirinya menjelaskan, pelantikan pejabat fungsional tidak ditunda karena posisi maupun unit kerja mereka tidak mengalami perpindahan tempat atau perubahan struktur.

Menariknya, Wattimena sempat berseloroh terkait jumlah pejabat yang dilantik. Ia mengaku sempat memiliki keinginan agar jumlah pejabat yang dilantik dapat disesuaikan dengan usia Kota Ambon yang kini memasuki 451 tahun.

“Namun, rencana tersebut tidak dapat terealisasi lantaran keterbatasan alokasi formasi jabatan yang tersedia di lingkup Pemkot Ambon,” jelasnya. 

Sebab keterbatasan formasi tersebut, jumlah pejabat yang akan dilantik akhirnya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, yakni sebanyak 229 pejabat administrator dan pengawas.

Demikian, perombakan birokrasi Pemkot Ambon diperkirakan mulai berlangsung sekitar 10 September 2026, atau beberapa hari setelah puncak perayaan HUT ke-451 Kota Ambon. (RED)