BULA, TINTATIMUR.ID – Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas mendapat apresiasi dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Pasalnya, program yang digagas Pemerintah daerah (Pemda) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai instansi teknis ini dinilai sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terbebani persoalan administrasi kepesertaan BPJS.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PC IMM SBT, Lagasa Rumalean, kepada Tintatimur.id, Rabu (09/09/2026).
“Kami melihat UHC Prioritas ini sebagai langkah konkret dan berpihak pada rakyat. Di tengah efisiensi anggaran akibat PMK 81, Dinkes SBT justru hadir dengan solusi agar tidak ada warga yang ditolak berobat karena masalah administrasi BPJS,” ujar Lagasa.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan adanya keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat.
Bahkan, Lagasa menilai konsep UHC Prioritas SBT memiliki kemiripan dengan penerapan layanan kesehatan universal di sejumlah daerah perkotaan.
Dia menyebut, upaya Dinkes mengurai persoalan utama yang selama ini dihadapi masyarakat dalam layanan BPJS merupakan bentuk “humanitas dalam aksi” yang sejalan dengan nilai Tri Kompetensi IMM.
Dirinya juga menyatakan siap ikut mengawal dan menyosialisasikan program UHC Prioritas hingga ke desa-desa.
Selain itu, IMM berencana menghadirkan Kepala Dinkes SBT sebagai narasumber dalam dialog publik untuk membahas keberlanjutan program tersebut di tengah kebijakan fiskal nasional.
“Kami berharap UHC Prioritas ini tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi budaya pelayanan. Kami siap menjadi mitra kritis yang membangun,” pungkasnya. (RED)

0Komentar