BULA, TINTATIMUR.ID – Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, terus mendorong realisasi program hilirisasi sagu sebagai salah satu agenda strategis daerah.
Pemkab SBT sangat serius mengawal program tersebut hingga memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Pemerintah pusat (Pempus).
Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk melengkapi sejumlah dokumen proposal hilirisasi sagu.
Tim dari Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) SBT juga telah dikirim untuk mengikuti proses pembahasan di kementerian tersebut.
"Sebagai kepala daerah saya serius untuk itu. Bahkan ketika ditanya seberapa serius kepala daerah tentang tema hilirisasi sagu, saya jawab lebih dari serius," kata Fachri saat diwawancarai di Bula, Rabu (23/09/2026).
Menurut Fachri, keseriusan kepala daerah menjadi salah satu hal yang ikut dipertimbangkan dalam proses pengembangan program hilirisasi sagu.
Dia menjelaskan, dokumen proposal secara lengkap telah diserahkan kepada pihak terkait pada Senin lalu.
Saat ini Pemda masih menunggu proses dokumentasi dan tindak lanjut dari Kementerian Perindustrian.
"Dokumen secara lengkap sudah kita serahkan ke Kementerian Perindustrian. Sekarang sedang menunggu dokumentasi dari Perindustrian ke pihak terkait. Mudah-mudahan bisa cepat selesai," ujarnya.
Dirinya mengakui, proses pemenuhan dokumen hilirisasi sagu tidak sederhana. Sejumlah persyaratan dalam readiness criteria (RC) saling berkaitan dan membutuhkan dukungan lintas sektor.
Lebih lanjut, sebagian dokumen bahkan telah dipersiapkan sejak sebelum dirinya memimpin SBT. Namun, proses tersebut sempat terkendala persoalan koordinasi dan kelengkapan data.
"Banyak terkendala dengan soal koordinasi dan data-data. Sekarang ini baru akhirnya kita paksakan untuk tembus," tuturnya.
Fachri mencontohkan, terdapat dokumen yang berkaitan dengan lingkungan hidup yang dibutuhkan untuk menuntaskan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Ia berharap seluruh persyaratan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga program hilirisasi sagu SBT dapat melangkah ke tahapan berikutnya.
"Dari hitungan kita, insya Allah mudah-mudahan selesai pada waktunya," pungkasnya. (RED)
0Komentar