BULA, TINTATIMUR.ID — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Timur (SBT) menyalurkan 11.000 liter air bersih kepada masyarakat Suku Bati Rumbouw dan Bati Rumoga, di Kecamatan Kian Darat. 

Penyaluran air tersebut merupakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan oleh kedua lembaga penegak hukum itu. 

Perjalanan rombongan Bakti Sosial ini dimulai tepat pada pukul 07.00 WIT, bertolak dari Kantor Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur menuju lokasi pendistribusian di Desa Bati. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Intelejen (Kesi Intelijen) Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur (SBT), Chandra Saputra, melalui rilis yang diterima Tintatimur.id, Jumat (25/09/2026).

"Mengingat pentingnya akses air bersih bagi kebutuhan sehari-hari warga, Kejari Seram Bagian Timur membawa dan mendistribusikan total sebanyak 11.000 liter air bersih," ujarnya.

Dia menjelaskan, proses pembagian kepada warga Suku Bati berlangsung dengan tertib sejak pagi hari. Seluruh rangkaian kegiatan berhasil diselesaikan pada pukul 19.00 WIT.

Lebih lanjut, kegiatan kemanusiaan ini dipimpin dan dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur.

Turut hadir dan turun langsung dalam pendistribusian tersebut jajaran pimpinan dan pegawai Kejari, di antaranya, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intelijen).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum)

Para Kepala Subseksi (Kasubsi), para staf jajaran Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur.

"Kegiatan ini juga didampingi oleh perwakilan perangkat Desa Bati, yang turut bersinergi memastikan bantuan air bersih dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya. 

Dirinya berharap bakti sosial itu dapat meringankan beban masyarakat Suku Bati dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih.

Sekaligus mempererat tali silaturahmi dan wujud nyata kehadiran institusi Kejaksaan di tengah-tengah masyarakat.

"Bukan hanya dalam ranah penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan." Pungkasnya. (RED)