BULA, TINTATIMUR.IDDewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

Ketua DPD PKS SBT, Husin Rumadan, mengatakan penguatan struktur menjadi salah satu fokus utama partai untuk memastikan kerja-kerja politik tidak hanya bergantung pada figur, tetapi berjalan secara sistematis hingga akar rumput.

Hal itu disampaikan Husin usai membuka kegiatan Political Update, Konsolidasi dan Upgrading Pengurus DPD PKS Kabupaten SBT di Aula Hotel Mutiara, Kota Bula, Kamis (03/09/2026).

Dia mengatakan, SBT memiliki 16 kecamatan. Dari jumlah tersebut, struktur Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS telah terbentuk dan terdata di sembilan kecamatan.

“Setelah pelantikan hari ini sudah terdata, tercover sepuluh kecamatan. Masih tersisa enam kecamatan,” ujarnya.

Enam kecamatan yang belum tercover tersebut terdiri dari lima kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) III dan satu kecamatan di Dapil II, yakni Kecamatan Kiandarat.

Khusus Kiandarat, kata Husin, pihaknya telah menyiapkan agenda pelantikan tersendiri yang akan dirangkaikan dengan pembentukan kepengurusan di tingkat desa.

“Kita ada penjadwalan khusus untuk pelantikan kecamatan bersama Dewan Pengurus di tingkat desa di wilayah Kiandarat dan sekitarnya,” katanya.

Menurutnya, setelah struktur terbentuk, tantangan berikutnya adalah meningkatkan kapasitas pengurus melalui penguatan manajemen organisasi, pemahaman kerja, serta kemampuan membaca dan merespons berbagai persoalan masyarakat.

PKS, lanjut Husin, ingin struktur yang telah dibangun mampu menjadi bagian dari masyarakat dan hadir melalui kerja nyata.

“Hal yang paling penting adalah penguatan mereka terhadap manajemen, tentang persepsi kerja dari struktur yang ada pada tingkatan-tingkatan itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengurus juga harus mampu melakukan sosialisasi program partai, membangun kepercayaan di tengah masyarakat, serta tanggap terhadap isu-isu kemasyarakatan yang dapat diperjuangkan dan diadvokasi.

“Minimal menjadi bekal yang bisa dilihat masyarakat sebagai sebuah kebijakan partai yang positif,” pungkasnya. (RED)