Sekretaris Komisi III DPRD Maluku ini menilai pembangunan infrastruktur jalan harus diarahkan untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Dia meminta Pemprov Maluku memberikan perhatian khusus terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, terutama di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan.
Menurutnya, pembangunan maupun pemeliharaan jalan tidak boleh dilakukan tanpa skala prioritas. Pemerintah perlu memetakan ruas jalan berdasarkan tingkat kerusakan, urgensi penanganan serta jumlah masyarakat yang dilayani.
“Pemerintah perlu melakukan pemetaan pembangunan dan pemeliharaan jalan berdasarkan tingkat kerusakan, tingkat urgensi, jumlah masyarakat yang dilayani, serta dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan akses terhadap pendidikan dan kesehatan,” katanya, Selasa (06/10/2026).
Politisi NasDem ini mengatakan kondisi jalan yang memadai memiliki peran strategis dalam memperlancar distribusi barang, mobilitas masyarakat serta membuka akses menuju wilayah yang selama ini masih menghadapi keterisolasian.
Selain itu, dampak pembangunan jalan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan juga harus menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan prioritas.
Dirinya menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik.
Setiap pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat keterhubungan antarwilayah.
Sebab itu, ruas jalan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya yang menjadi akses utama untuk membuka keterisolasian, harus mendapatkan perhatian lebih dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Pembangunan jalan harus memberikan dampak nyata terhadap keterhubungan antarwilayah dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar,” tegasnya.
Ia berharap Pemprov Maluku menjadikan pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan sebagai bagian penting dari strategi pemerataan pembangunan di Maluku.
Sebab, infrastruktur yang memadai akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan serta pelayanan publik. (RED)

0Komentar