AMBON, TINTATIMUR.ID — Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Maluku mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mempercepat pemerataan akses internet hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Anggota Fraksi NasDem DPRD Maluku, Abdul Kelilauw, mengatakan kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kebijakan pembangunan yang mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah terluar.

Menurutnya, konektivitas digital kini telah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Internet tidak hanya berkaitan dengan komunikasi, tetapi juga berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik.

“Pemerataan konektivitas menjadi kebutuhan mendasar untuk mendukung aktivitas masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik,” tegas Kelilauw, Selasa (06/10/2026).

Dia menilai masyarakat Maluku tidak boleh terus menghadapi keterbatasan jaringan internet maupun biaya konektivitas yang lebih mahal hanya karena tinggal di wilayah kepulauan.

Lebih lanjut, Fraksi NasDem mendorong Pemprov Maluku memperkuat koordinasi dan advokasi kepada pemerintah pusat serta penyelenggara telekomunikasi guna memperluas infrastruktur jaringan internet di berbagai wilayah.

Upaya tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan, pemerataan jaringan antarpulau serta keterjangkauan biaya bagi masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat Maluku membayar lebih mahal, hanya karena mereka hidup di wilayah kepulauan,” katanya.

Politisi NasDem ini menilai pemerataan akses internet akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Di sektor pendidikan dan kesehatan, konektivitas digital juga semakin dibutuhkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan.

Dirinya berharap pemerataan internet tidak hanya menjadi program pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi kesenjangan antarwilayah di Maluku.

“Dengan akses internet yang semakin merata, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang, sementara akses terhadap pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik semakin mudah dijangkau oleh masyarakat di seluruh wilayah Maluku,” pungkasnya. (RED)