BULA, TINTATIMUR.ID — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku, Basri Damis, meminta seluruh kader PKB di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendukung kebijakan pemerintah daerah (Pemda) dalam program Hilirisasi Sagu.

Pasalnya, program yang dicanangkan oleh Bupati Fachri Husni Alkatiri ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah, yang berorientasi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Basri dalam kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC PKB SBT masa bakti 2026–2030, serta Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Surya Bula, Senin, (02/11/2026).

Dia menegaskan, dukungan terhadap program pembangunan daerah harus menjadi tanggung jawab bersama, terlebih PKB merupakan bagian dari kekuatan politik yang mendukung dan mengusung pemerintahan daerah.

“Seluruh kebijakan-kebijakan yang prorakyat, yang diputuskan bersama dengan pemerintah daerah, mari kita bahu-membahu,” kata Basri.

Menurutnya, hilirisasi sagu merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat. 

Sebab itu, program tersebut membutuhkan dukungan politik dan keterlibatan seluruh kader.

“Ada hilirisasi sagu, ini komoditas unggulan dan ini harus kita dukung, dukung penuh. Semua kader harus mendukung seluruh upaya-upaya perbaikan ekonomi,” ujarnya.

Basri mengingatkan agar kader PKB tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Dirinya menilai, dukungan partai politik harus diwujudkan melalui kerja bersama, sehingga kebijakan yang telah dirumuskan dapat berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Jangan biarkan pemerintah daerah berjalan sendiri, tidak bisa, itu kita berdosa. Apalagi kita adalah partai koalisi dengan yang mendukung dan yang mengusung,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran PKB agar menghindari perpecahan internal yang dapat menghambat perjuangan partai maupun agenda pembangunan daerah.

Sebab itu, Basri mengajak seluruh kader menjaga kebersamaan dan memperkuat koordinasi dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah.

“Sekali lagi, tidak boleh ada sikut-sikutan. Mari kita bersama-sama untuk kejayaan kita Pitu Nusa,” pungkasnya. (RED)