BULA, TINTATIMUR.ID – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Negeri Administratif Wunin Eldedora, Kecamatan Kesui Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menjadi sorotan masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat Wunin Eldedora, Thomas Rusin, mengungkapkan adanya keluhan warga terkait penyaluran BLT yang dinilai belum berjalan optimal.

Menurutnya, sebanyak 21 warga yang tercatat sebagai penerima manfaat disebut belum menerima BLT tahap kedua. Selain itu, penyaluran bantuan pada tahap pertama juga disebut tidak dilakukan secara merata.

"BLT tahap kedua disebut tidak pernah disalurkan kepada 21 penerima manfaat. Bahkan pada tahap pertama, pembagiannya juga tidak merata,” kata Thomas, Jumat (05/06/2026).

Dia meminta pemerintah desa dan pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran bantuan agar hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, program BLT merupakan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga proses penyalurannya harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dirinya juga mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan memastikan seluruh penerima manfaat yang telah terdata memperoleh haknya tanpa adanya perlakuan yang berbeda.

"Persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut hak masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan," ujarnya.

Selain itu, masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pemerintah desa terkait penyebab belum tersalurnya BLT kepada sejumlah warga yang masuk dalam daftar penerima manfaat.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Negeri Administratif Wunin Eldedora terkait dugaan belum tersalurnya BLT kepada sejumlah warga tersebut.(RED)