BULA, TINTATIMUR.ID - Peningkatan kesejahteraan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun, kesejahteraan yang lebih baik harus dibarengi dengan meningkatnya dedikasi dan pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Hal tersebut disampaikan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Syahrul Rumau, kepada Tintatimur.id, Minggu, (21/06/2026).

Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan personel Polri merupakan investasi strategis untuk mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih maksimal dan sistem keamanan nasional yang semakin kuat.

“Peningkatan kesejahteraan anggota Polri merupakan langkah positif. Dengan kondisi yang lebih baik, anggota Polri dapat bekerja lebih fokus, profesional, dan maksimal dalam melayani masyarakat. Namun, dedikasi kepada rakyat dan negara harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Dia menegaskan, kesejahteraan aparat bukan sekadar soal fasilitas atau tunjangan, tetapi bagian dari upaya negara untuk memastikan aparat penegak hukum dapat menjalankan tugas secara optimal di tengah tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, kepercayaan publik merupakan modal utama bagi institusi kepolisian. Karena itu, peningkatan kesejahteraan harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.

“Kesejahteraan yang meningkat harus menjadi motivasi untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang transparan. Masyarakat tentu berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa keadilan,” katanya.

Dirinya juga menilai penguatan kesejahteraan personel perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem pengawasan yang ketat, dan akuntabilitas institusi. Dengan demikian, Polri akan semakin siap menghadapi berbagai dinamika sosial dan tantangan keamanan di masa depan.

Ia optimistis, jika kesejahteraan dan profesionalisme berjalan seiring, maka institusi Polri akan semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjalankan tugasnya secara maksimal.

“Tujuan akhirnya bukan hanya meningkatkan kesejahteraan anggota Polri, tetapi menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, menjaga stabilitas keamanan nasional, dan memastikan kepentingan bangsa serta negara tetap terlindungi,” pungkasnya.(RED)