BULA, TINTATIMUR.ID - Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Husin Rumadan, menyoroti masih minimnya konektivitas dan infrastruktur pendukung ekonomi di sejumlah wilayah kepulauan, khususnya Pulau Gorom dan Pulau Geser.
Hal itu disampaikan Husin saat menyampaikan pandangannya dalam Rapat Paripurna DPRD SBT terkait pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025, Kamis (11/06/2026).
Menurutnya, wilayah Pulau Gorom dan Geser memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, dan perdagangan.
Namun hingga kini, berbagai potensi tersebut belum dapat berkembang secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi.
"Potensi sumber daya yang besar belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat karena masih terkendala konektivitas antarwilayah," katanya.
Dia menilai salah satu persoalan mendasar yang hingga kini belum teratasi adalah belum tersedianya akses penghubung yang memadai antara wilayah-wilayah strategis di kawasan tersebut.
Kondisi itu, lanjutnya, kerap menimbulkan kesulitan bagi masyarakat, terutama ketika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan akses transportasi cepat dan aman.
Rumadan meminta pemerintah daerah menjadikan pembangunan konektivitas wilayah sebagai prioritas pembangunan ke depan, baik melalui pembangunan jembatan, peningkatan infrastruktur jalan maupun sarana transportasi laut.
Dirinya mengatakan, konektivitas yang baik akan membuka akses ekonomi masyarakat, mempercepat distribusi hasil perikanan dan pertanian, serta meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
"Kita ingin ada langkah konkret untuk menghubungkan kawasan-kawasan yang selama ini masih terisolasi agar potensi ekonomi masyarakat dapat berkembang dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikan aspirasi masyarakat kepulauan sebagai perhatian serius dalam penyusunan program pembangunan pada tahun-tahun mendatang.(RED)

0Komentar