AMBON, TINTATIMUR.ID - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama Ketua TP PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa, mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga sportivitas, persaudaraan, dan persatuan selama perhelatan Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung.

Sebuah pesan kepada masyarakat Maluku di tengah antusiasme warga mengikuti pertandingan sepak bola terbesar di dunia yang digelar sejak 12 Juni hingga 19 Juli 2026.

Pesan tersebut disampaikan Lewerissa bersama istrinya melalui sebuah video yang berdurasi beberapa menit di akun tik-tok Gubernur Maluku, Minggu (14/06/2026).

Dalam penyampaiannya, Gubernur mengucapkan salam kepada seluruh masyarakat Maluku dan mengajak warga untuk menikmati kemeriahan Piala Dunia dengan penuh sukacita tanpa mengorbankan nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku.

“Kita rayakan kemeriahan Piala Dunia dengan penuh sukacita, namun tetap menjaga sportivitas. Mari kita jaga persaudaraan, pelihara perdamaian, dan kokohkan persatuan orang Maluku,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan pilihan tim atau negara yang didukung merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi olahraga.

Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan yang memecah hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

“Pilihan tim favorit boleh berbeda. Saya dan istri juga bisa saja memiliki tim favorit yang berbeda. Tetapi perbedaan itu tidak mengurangi rasa persaudaraan dan kebersamaan yang kita miliki,” katanya.

Lewerissa menegaskan bahwa semangat olahraga harus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarsesama, bukan sebaliknya. 

Karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia sebagai ajang memperkuat solidaritas dan persatuan.

“Mari kita ciptakan suasana yang damai, penuh kegembiraan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Beda dukungan, tetapi tetap satu sebagai masyarakat Maluku yang hidup dalam semangat persaudaraan,” tuturnya.

Di akhir pesannya, Lewerissa bersama sang istri menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Maluku dan berharap perhelatan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan.

“Beda tim boleh, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga. Mari rayakan Piala Dunia dengan damai, sportif, dan penuh sukacita,” tutupnya.(RED)