AMBON, TINTATIMUR.ID - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, Benhur George Watubun, mewakili para wisudawan dan wisudawati dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda yang berlangsung di Ambon, Senin (15/06/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai salah satu peserta wisuda, Watubun menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada UKIM yang dinilainya telah memberikan perubahan besar dalam kehidupan para lulusan.

Menurutnya, keberhasilan meraih gelar sarjana, magister maupun doktor bukan semata-mata hasil perjuangan pribadi, melainkan buah dari doa, dukungan, dan pengorbanan banyak pihak, terutama keluarga serta civitas akademika kampus.

“Ketika kami ditanya apakah semua mata kuliah kami kuasai, jawabannya tidak. Apakah semua materi masih kami ingat, jawabannya tidak. Tetapi ketika ditanya apakah kami berubah dan berkembang, jawabannya adalah ya,” ujarnya.

Dia menegaskan, proses pendidikan di UKIM tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan untuk terus berkembang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas, para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan moral, material, maupun doa hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studi.

Lebih lanjut, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia kerja, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, menjaga nama baik almamater, serta menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku ini jugamenyoroti tantangan masa depan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Lebih lanjut, menilai dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui integrasi teknologi dalam proses pembelajaran tanpa mengabaikan integritas akademik.

Ia berharap UKIM terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan mampu melahirkan lulusan yang berintegritas, kompeten, serta siap menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Selain itu, Watubun juga mengajak pemerintah daerah untuk terus memberikan ruang bagi lulusan UKIM agar dapat bersaing secara sehat dengan lulusan perguruan tinggi lainnya di Maluku.

Menutup sambutannya, Benhur menegaskan komitmen para lulusan UKIM untuk mengabdikan diri bagi Maluku, bangsa, dan negara.

“Kami merasakan dan mengalami proses pendidikan di UKIM sebagai Kampus Orang Basudara yang penuh sukacita. Semoga lulusan UKIM bermanfaat bagi Maluku tercinta, bangsa, dan negara,” tutupnya.(RED)