AMBON, TINTATIMUR.ID – Kunjungan kerja Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin di Provinsi Maluku, Kamis (04/06/2026).
Kehadirannya menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna mendukung keamanan laut, pengelolaan potensi kelautan, serta pembangunan kawasan maritim di Indonesia Timur.
Kedatangan Wakasal di Bandara Pattimura Ambon disambut langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan sejumlah pejabat lintas instansi.
Penyambutan tersebut menunjukkan soliditas antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung agenda pembangunan berbasis kemaritiman di Maluku yang dikenal sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah laut yang jauh lebih luas dibanding daratan.
Turut hadir dalam penyambutan itu Wakil Gubernur Maluku, Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN dan Indonesia, Kabinda Maluku, Pangkalan Utama TNI AL, Danrem 151/Binaiya, unsur Kejaksaan Tinggi Maluku, Bakamla, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Maluku memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional karena berada pada jalur pelayaran dan kawasan kemaritiman yang menjadi bagian penting dari konektivitas Indonesia.
Menurutnya, pengelolaan potensi maritim tidak hanya membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh stabilitas keamanan yang kuat melalui kerja sama lintas sektor.
"Maluku memiliki potensi kelautan dan kemaritiman yang sangat besar. Karena itu sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dan stakeholder terkait harus terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional," ujarnya.
Dia mengatakan, keamanan laut menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumber daya kelautan sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pengembangan sektor maritim.
Karena itu, Polda Maluku berkomitmen mendukung berbagai program strategis yang berkaitan dengan pembangunan wilayah kepulauan, penguatan sektor kemaritiman, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Kami menyambut baik kunjungan kerja Wakasal di Provinsi Maluku. Kehadiran beliau menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung kemajuan Maluku sebagai salah satu daerah maritim terpenting di Indonesia," katanya.
Dirinya menjelaskan, selain agenda kemaritiman, kunjungan Wakasal juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Maluku.
Kegiatan tersebut dinilai memiliki makna strategis karena olahraga dayung merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas masyarakat Maluku sebagai daerah kepulauan dengan budaya bahari yang kuat.
Kapolda menilai olahraga dayung tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, serta kecintaan terhadap dunia maritim.
"Olahraga dayung tidak hanya menjadi sarana prestasi, tetapi juga dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda, memperkuat semangat sportivitas, disiplin, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya maritim yang menjadi identitas masyarakat Maluku," jelasnya.
Diketahui, kunjungan Wakasal ke Maluku juga dipandang sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan Indonesia Timur yang memiliki posisi strategis dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maritim yang maju, berdaulat, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara institusi pertahanan, keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Maluku diharapkan mampu memperkokoh perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kemaritiman sekaligus menjadi salah satu motor penggerak pembangunan Indonesia Timur di masa mendatang.(RED)

0Komentar