BULA, TINTATIMUR.ID - Sebuah unggahan di media sosial tentang kondisi memprihatinkan keluarga Bahrum Ohoirat dan Hasti Sula menjadi titik awal lahirnya aksi kemanusiaan Polres Seram Bagian Timur (SBT).
Informasi yang beredar mengenai keluarga yang hidup dalam rumah tidak layak huni itu kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polres SBT melalui pengecekan langsung di lapangan.
Hasilnya, kondisi yang ditemukan jauh lebih memprihatinkan dari yang terlihat di media sosial.
"Kami mendapatkan informasi dari media sosial. Setelah diverifikasi oleh anggota Bhabinkamtibmas, ternyata memang benar keluarga ini hidup dalam kondisi yang sangat memerlukan bantuan," ujar Kapolres SBT AKBP Alhajat, S.I.K, Senin (22/06/2026).
Alhajat menjelaskan bahwa para personel Polres SBT kemudian berinisiatif mengumpulkan donasi secara sukarela untuk membangun rumah baru bagi keluarga tersebut.
"Pembangunan rumah ini murni berasal dari kepedulian anggota Polres SBT. Dana yang digunakan merupakan hasil donasi personel," jelasnya.
Semangat gotong royong pun terlihat selama proses pembangunan berlangsung. Puluhan personel Polres SBT turun langsung membantu pengerjaan rumah hingga akhirnya selesai dan siap ditempati.
“Alhamdulillah, pembangunan rumah dapat diselesaikan dengan baik. Hampir setengah dari personel Polres SBT ikut terlibat dalam proses pengerjaannya," tuturnya.
Kapolres berharap bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memberi harapan baru bagi keluarga Bahrum dan Hasti untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kisah ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial yang diawali dari informasi masyarakat dan media sosial dapat melahirkan aksi nyata yang membawa perubahan besar bagi kehidupan sesama.(RED)

0Komentar