BULA, TINTATIMUR.ID - Bertahun-tahun hidup dalam rumah bocor bersama delapan anak, Hasti Sula akhirnya tak kuasa menahan air mata saat melihat rumah baru yang dibangun untuk keluarganya oleh Polres Seram Bagian Timur (SBT).
Di hadapan Kapolres SBT dan sejumlah personel kepolisian, Hasti menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Baginya, bantuan tersebut merupakan jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkan bersama suami dan anak-anaknya.
"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Saya tidak bisa membalas apa-apa selain doa. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak-bapak polisi," ucap Hasti dengan mata berkaca-kaca, Senin (22/06/2026).
Perempuan yang sehari-hari membantu memenuhi kebutuhan keluarga dengan berjualan kelapa itu mengaku selama ini hidup dalam keterbatasan.
Bersama suaminya, Bahrum Ohoirat, ia berjuang membesarkan delapan anak, termasuk tiga anak perempuan yang sedang menempuh pendidikan di pesantren.
Meski kondisi ekonomi keluarga pas-pasan, Hasti mengaku tidak pernah berhenti berusaha agar anak-anaknya tetap bisa bersekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik.
"Yang penting anak-anak bisa makan dan sekolah. Kami jalani hidup apa adanya," katanya.
Di balik senyum harunya, tersimpan kisah panjang perjuangan seorang ibu yang selama puluhan tahun bertahan di rumah yang jauh dari kata layak.
Kini, rumah baru yang berdiri kokoh menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya.
"Ini bukan hanya rumah, tetapi kebahagiaan bagi kami semua," pungkasnya.(RED)

0Komentar