AMBON, TINTATIMUR.ID – Wakil Wali Kota Ambon, mengingatkan para calon petugas pendataan Sensus Ekonomi 2026 untuk bekerja secara profesional, teliti, dan bertanggung jawab demi menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Calon Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan di Amaris Hotel Ambon, Senin (02/06/2026).

Dia menekankan bahwa tugas petugas sensus tidak sekadar mengisi formulir atau mencatat angka, melainkan mengumpulkan data yang akan menjadi landasan pemerintah dalam mengambil berbagai keputusan strategis.

"Tugas Bapak dan Ibu bukan sekadar mencatat angka atau mengisi formulir. Data yang dikumpulkan akan menjadi landasan pemerintah dalam mengambil keputusan pembangunan, sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara teliti, objektif, dan bertanggung jawab," tegasnya.

Dirinya meminta seluruh peserta pelatihan memahami dengan baik materi yang diberikan, termasuk penguasaan aplikasi pendataan dan metodologi sensus sebelum turun ke lapangan.

Selain itu, para petugas juga diminta menjunjung tinggi etika saat berinteraksi dengan responden agar proses pengumpulan data berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang valid.

Menurut Toisutta, sensus ekonomi tidak hanya memberikan gambaran mengenai aktivitas usaha masyarakat, tetapi juga menyajikan informasi penting terkait kondisi sosial ekonomi warga.

Data tersebut, lanjutnya, dapat dimanfaatkan pemerintah untuk menyusun program kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kualitas hidup secara lebih tepat sasaran.

"Kita menginginkan setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada data yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan akan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat." Pungkasnya.(RED)