AMBON, TINTATIMUR.ID Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memahami keresahan Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Bagi Lewerissa, TPP bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran.

Di baliknya terdapat kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan anak hingga kebutuhan sehari-hari ASN.

Sebab itu, Pemprov Maluku memastikan persoalan TPP tetap menjadi perhatian dalam proses pengelolaan keuangan daerah.

Namun, penyelesaiannya harus tetap memperhatikan kemampuan fiskal serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur melalui keterangan tertulis yang diterima Tintatimur.id, Selasa (11/08/2026).

“Kami mendengar keresahan ASN. Pemerintah akan terus bekerja mencari jalan terbaik agar kewajiban dapat diselesaikan secara bertanggung jawab,” ujarnya. 

Dirinya berharap ASN tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sembari proses penyelesaian TPP terus dikawal.

"Pemerintahan yang baik bukan pemerintahan tanpa masalah, tetapi pemerintahan yang mau mendengar, berani menghadapi persoalan dan bekerja mencari solusi." Pungkasnya. (RED)