AMBON, TINTATIMUR.IDKlaim yang menyebut Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengabaikan masyarakat Seram mendapat bantahan dari tokoh masyarakat Maluku, Mumu Umasugy.

Mumu menilai, anggapan tersebut tidak rasional. Ia menunjuk rekam jejak Hendrik Lewerissa di Partai Gerindra Maluku.

Menurutnya Gubernur telah memberikan kepercayaan kepada putri dan putra Seram dalam posisi politik strategis.

“Siapa bilang Gub HL abaikan orang Seram??? Di Partai GERINDRA Maluku, HL percayakan Puteri Seram, ibu kita Djumina Juwita sebagai Sekretaris DPD GERINDRA selama 16 tahun, Pa Ali utusan Anak Seram sebagai anggota DPR RI,” ujar Mumu, kepada Tintatimur.id, Kamis (20/08/2026).

Dia kemudian menyentil pihak-pihak yang tetap menuding Hendrik Lewerissa mengabaikan orang Seram.

“Kamong (kalian) ini, culas sampe (sampai) su (sudah) seng (tidak) rasional lai (lagi),” sentilnya.

Dirinya juga menyoroti pihak yang menurutnya berada di balik layar dan memprovokasi para aktivis untuk menyampaikan kritik terhadap Gubernur Maluku.

“Mereka yang berada di balik layar dan memprovokasi adik-adik aktivis, persiapkanlah diri kalian dengan baik,” tegasnya.

Menurut Mumu, jika memang ada pihak yang ingin berhadapan dengan Hendrik Lewerissa dalam kontestasi politik 2031, maka seharusnya dilakukan secara terbuka dan elegan dengan merebut hati serta pikiran rakyat Maluku.

“Rebut hati dan pikiran rakyat Maluku dan maju lawan HL di 2031. Itu baru elegan bukan lempar batu sambunyi tangan, lama-lama tangan kena panyaki,” tandas Mumu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mumu sebagai respons terhadap narasi yang menilai kepemimpinan Hendrik Lewerissa mengabaikan masyarakat Seram.

Ia menegaskan, kritik politik seharusnya disampaikan secara terbuka dan tidak dilakukan dengan cara melempar tudingan dari balik layar. (RED)