BULA, TINTATIMUR.IDKrisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus mendapat perhatian.

Distribusi air bersih kepada warga di Kota Bula dan Bati masih dilakukan sebagai langkah penanganan sementara.

Anggota DPR RI F. Alimudin Kolatlena mengatakan, distribusi air bersih telah dilakukan selama kurang lebih dua minggu untuk warga di Kota Bula, sementara di Bati sudah berjalan sekitar lima hari.

“Selama dua minggu kurang lebih itu kita distribusi air bersih buat warga-warga di Kota Bula dan juga di Bati,” ujar Kolatlena kepada Tintatimur.id, Minggu (16/08/2026).

Menurutnya, di Kota Bula distribusi air bersih telah berlangsung kurang lebih dua minggu.

Sementara di Bati, distribusi telah dilakukan selama sekitar lima hari.

Dia memastikan, distribusi air bersih tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masyarakat masih mengalami krisis air.

“Di Bati itu kita sudah kurang lebih lima hari kita distribusi, di Kota Bula sudah kurang lebih dua minggu. Dan kita rencanakan itu berkelanjutan, selama masyarakat masih terjadi krisis kita distribusi terus,” katanya.

Politisi Gerindra ini juga menyebutkan, distribusi air bersih tersebut dilakukan bersama pihak terkait, termasuk PDAM. 

Dia mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah kondisi krisis air.

“Insya Allah kita distribusi sebagai langkah penanganan sementara bagi warga di saat lagi krisis,” tuturnya.

Anggota DPR RI asal Maluku ini menegaskan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan terhadap krisis yang saat ini dialami masyarakat di sejumlah wilayah SBT.

“Yang kepanjangan yang sudah kita lakukan bersama,” tutup Kolatlena. (RED)