Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengatakan, pemerintah daerah akan kembali membangun komunikasi dengan PT PLN untuk memastikan rencana penyelesaian persoalan kelistrikan yang sebelumnya telah dibahas tetap berjalan.
Langkah itu dilakukan setelah Fachri mendapat informasi adanya pergantian General Manager (GM) PLN.
“Saya dalam waktu dekat ingin ketemu karena GM PLN saya baru dapat informasi sudah diganti. Jadi mungkin saya akan ketemu untuk update lagi tentang rencana penyelesaian yang sebenarnya sudah kita bicarakan,” kata Fachri di Lapangan Pancasila Kota Bula, Senin (17/08/2026).
Menurutnya, pembahasan sebelumnya bahkan telah memiliki rencana waktu penyelesaian. Sebab itu, pergantian pimpinan PLN dinilai perlu diikuti dengan komunikasi kembali agar agenda tersebut tidak kehilangan arah.
“Jadi mungkin kita butuh update lagi dan komunikasi kembali,” ujarnya.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan berada di Ambon untuk menghadiri peringatan hari ulang tahun Provinsi Maluku pada 19 Agustus 2026.
Langkah itu dilakukan setelah Fachri mendapat informasi adanya pergantian General Manager (GM) PLN.
“Saya dalam waktu dekat ingin ketemu karena GM PLN saya baru dapat informasi sudah diganti. Jadi mungkin saya akan ketemu untuk update lagi tentang rencana penyelesaian yang sebenarnya sudah kita bicarakan,” kata Fachri di Lapangan Pancasila Kota Bula, Senin (17/08/2026).
Menurutnya, pembahasan sebelumnya bahkan telah memiliki rencana waktu penyelesaian. Sebab itu, pergantian pimpinan PLN dinilai perlu diikuti dengan komunikasi kembali agar agenda tersebut tidak kehilangan arah.
“Jadi mungkin kita butuh update lagi dan komunikasi kembali,” ujarnya.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan berada di Ambon untuk menghadiri peringatan hari ulang tahun Provinsi Maluku pada 19 Agustus 2026.
Ia berharap dapat mengatur waktu untuk bertemu pihak PLN guna membahas kembali persoalan kelistrikan SBT.
Baginya, pemerataan listrik merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus terus didorong agar masyarakat di wilayah yang belum terlayani tidak terus menunggu.
Baginya, pemerataan listrik merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus terus didorong agar masyarakat di wilayah yang belum terlayani tidak terus menunggu.
Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD SBT Idrus Wakano meminta Pemerintah daerah untuk tidak lagi menunda pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat di Desa Gusalaut dan Desa Tum, Kecamatan Werinama. (RED)

0Komentar