AMBON, TINTATIMUR.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, legalitas usaha, dan sertifikasi halal agar mampu berkembang serta menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar modern.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengatakan UMKM merupakan salah satu kekuatan utama ekonomi masyarakat.
Sebab itu, Pemkot Ambon terus memberikan pendampingan, mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, bantuan modal hingga akses pasar.
Hal itu disampaikannya Wattimena saat menghadiri Peluncuran dan Peresmian Bridge dan Engine Simulator serta 16 Klinik Halal oleh BPPP Ambon, Jumat (21/08/2026).
“Fokus kami adalah mengembangkan UMKM dan terjadi peningkatan yang luar biasa. Upaya itu kita lakukan tidak saja dengan membangun semangat usaha para pelaku UMKM, tetapi juga memfasilitasi mereka pada saat mereka di fase pertumbuhan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan 16 Klinik Halal diharapkan mempermudah pelaku UMKM mendapatkan edukasi, konsultasi dan pendampingan dalam proses sertifikasi halal.
Selain itu, 88 penyuluh kelautan dan perikanan dikukuhkan sebagai pendamping proses produk halal di kawasan timur Indonesia.
Dia menilai para penyuluh memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, sehingga dapat memperkuat pendampingan bagi nelayan, pembudi daya ikan, pengolah hasil perikanan dan pelaku UMKM.
Dirinya menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci untuk memperkuat UMKM di tengah keterbatasan anggaran dan sumber daya.
“Kolaborasi kerja bersama menjadi kekuatan kita untuk menghadapi dan beradaptasi dengan situasi yang kita hadapi hari ini,” pungkasnya. (RED)
Pemkot Ambon Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Legalitas dan Sertifikasi Halal
TINTA TIMUR
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar