BULA, TINTATIMUR.ID — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menyelenggarakan berbagai aktivitas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bersama pelanggan setianya.
Beragam kegiatan digelar di Jayapura, Merauke, Timika, Nabire, Sorong, Ambon dan Ternate. Aktivitas tersebut mulai dari mendengarkan pembacaan teks Proklamasi, mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga menyapa pelanggan.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat yakni Program Tebus Murah Sembako yang dilaksanakan di SPBU Pohon Pule, Kota Ambon, Senin kemarin.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat menebus satu paket sembako senilai Rp150.000 dengan harga Rp100.000 per paket hanya menggunakan aplikasi MyPertamina.
Paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram dan sarden 1 kaleng ukuran 155 gram.
Seluruh dana yang diperoleh dari kegiatan ini rencananya akan didonasikan kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak musibah gempa bumi.
"Pertamina ingin hadir berbagi energi positif bersama masyarakat salah satunya melalui program Tebus Murah Sembako. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat khususnya di Kota Ambon dengan lebih terjangkau," ujar Sales Area Manager (SAM) Retail Maluku, Aria Aditya, kepada Tintatimur.id, Rabu (19/08/2026).
Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam suasana Hari Kemerdekaan. Hasil penjualan Program Tebus Murah Sembako yang dilaksanakan secara nasional akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Evi, warga sekitar SPBU Pohon Pule yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Ia mengaku terbantu dengan adanya program Tebus Murah Sembako sekaligus dapat turut berkontribusi membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT.
“Terima kasih kepada Pertamina. Saya sebagai masyarakat merasa bersyukur dengan adanya Tebus Murah Paket Sembako ini karena membantu meringankan kebutuhan pokok. Selain itu kami juga bisa ikut berpartisipasi membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di NTT,” tutur Evi.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menambahkan bahwa Program Tebus Murah Sembako menjadi salah satu cara Pertamina bersama masyarakat untuk membantu pemulihan NTT dalam momentum peringatan kemerdekaan.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang positif bagi masyarakat, sekaligus mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat kedekatan Pertamina dengan masyarakat di momen yang spesial ini," kata Awan.
Selain memberikan paket sembako dengan harga lebih terjangkau, kata Awan, hasil penjualan program tersebut juga akan dirasakan langsung oleh masyarakat di NTT.
Dalam suasana semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, Pertamina Patra Niaga juga melaksanakan berbagai aktivitas menarik bersama masyarakat yang difokuskan di SPBU di seluruh wilayah Papua dan Maluku.
Masyarakat berkesempatan mengikuti permainan tarik benang dengan hadiah menarik, seperti voucher merchant mitra hingga merchandise eksklusif. Ada pula tantangan membaca teks Proklamasi serta berbagai tantangan lainnya yang berkaitan dengan semarak peringatan 17 Agustus.
"SPBU dipilih karena ini menjadi tempat Pertamina bersentuhan langsung dengan masyarakat sebagai pelanggan kami. Kami ingin merayakan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia ini bersama dengan masyarakat sekitar," jelasnya.
Ia menambahkan, operator-operator SPBU juga melayani masyarakat dengan mengenakan baju adat yang merepresentasikan wilayah yang dilayani.
"Selain berbagi keseruan bersama, kami pada hari kemerdekaan ini juga terus siaga, melayani kebutuhan energi masyarakat, menggaungkan pesan semangat di HUT ke-81 yakni Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," pungkasnya. (RED)

0Komentar