BULA, TINTATIMUR.ID — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendapat tambahan anggaran berupa Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp75 miliar serta penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp8 miliar.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengatakan, tambahan anggaran tersebut akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pemerintah daerah.
Termasuk peningkatan pelayanan aparatur sipil negara (ASN) dan penanganan kondisi darurat di daerah.
“Intinya peningkatan pelayanan ASN, kemudian ada beberapa belanja mendesak. Mungkin juga soal penanganan beberapa kondisi darurat di SBT,” kata Fachri di Pandopo Bupati, Kamis (13/08/2026).
Meski mendapat tambahan anggaran, Fachri memastikan proses rencana pinjaman daerah tetap berjalan.
Menurutnya, pinjaman tersebut tidak serta-merta langsung ditarik. Pemerintah daerah akan mengambilnya secara bertahap sesuai kebutuhan setelah seluruh proses dan persetujuan selesai.
“Prosesnya jalan saja. Nanti ketika kita merasa membutuhkan, baru kita berangsur mengambilnya,” ujarnya.
Dia menyebut, rencana pinjaman tersebut telah mendapat rekomendasi DPRD SBT dan saat ini prosesnya diarahkan melalui Bank Maluku sebagai bank daerah.
Dirinya menegaskan, tambahan DAU dan DBH tidak otomatis membatalkan rencana pembiayaan daerah, mengingat masih terdapat sejumlah kebutuhan pembangunan yang harus ditangani pemerintah.
“Prinsipnya kita sudah dapat rekomendasi dari DPRD dan prosesnya jalan saja,” pungkasnya. (RED)

0Komentar