BULA, TINTATIMUR.ID Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) harus berpacu dengan waktu setelah sedikitnya delapan kebakaran terjadi di Kota Bula dan sekitarnya dalam sehari, Sabtu kemarin.

Sejak pukul 00.00 WIT, personel Damkar nyaris tidak memiliki waktu beristirahat.

Usai memadamkan satu kebakaran, laporan baru kembali masuk dari lokasi lain sehingga petugas terus berpindah dari satu titik ke titik berikutnya hingga menjelang malam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar SBT, Wahab Rumakat, mengatakan malam itu personelnya langsung bergerak membantu penanganan kebakaran bersama petugas PLN.

"Saya baru sampai rumah. Dari tadi malam jam 12 kami sudah siaga. Malam itu sekitar jam 12 kami sudah turun membantu," ujar Wahab kepada wartawan, Minggu (02/08/2026).

Belum lama berselang, sekitar pukul 03.00 WIT, Damkar kembali menerima laporan kebakaran di belakang Kantor Pengadilan Agama.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 06.00 WIT.

Setelah itu, personel hanya sempat menikmati sarapan sebelum kembali diterjunkan ke lokasi kebakaran di gudang penyimpanan semen yang berada di samping Kantor Pengadilan Agama.

Rentetan kebakaran tidak berhenti di situ. Laporan demi laporan kembali berdatangan dari kawasan Sidu Mampir, area PLN, kawasan kampus hingga permukiman warga.

"Kami terus berpindah-pindah. Selesai satu titik, muncul lagi laporan di tempat lain," katanya.

Menurut Wahab, sedikitnya delapan titik kebakaran berhasil ditangani dalam sehari. Kondisi tersebut menjadi salah satu hari tersibuk yang dihadapi Damkar SBT.

"Kalau saya tidak salah sudah delapan titik. Kebakaran hari ini benar-benar berkeliling," tuturnya.

Meski seluruh kejadian berhasil dikendalikan, rentetan kebakaran itu menguras tenaga personel yang harus bekerja tanpa jeda selama hampir satu hari penuh. (RED)