BULA, TINTATIMUR.ID — Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri menegaskan bahwa kemenangan politik dan kekuasaan tidak boleh menjadi tujuan akhir perjuangan.
Ukuran keberhasilan pemerintah maupun kader politik harus dilihat dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Fachri saat membuka kegiatan Political Update, Konsolidasi dan Upgrading Pengurus DPD PKS SBT di Aula Hotel Mutiara Kota Bula, Kamis (03/09/2026).
“Cita-cita kita bukan sekadar mencapai kekuasaan. Tapi bagaimana menggunakan kekuasaan itu untuk memberi sebanyak mungkin kemanfaatan bagi seluruh masyarakat,” kata Fachri.
Ketua DPW PKS Provinsi Maluku ini mengatakan, kesejahteraan masyarakat harus menjadi ukuran utama keberhasilan pemerintahan.
Untuk mengukur hal tersebut, Fachri meminta agar pemerintah tidak hanya menggunakan persepsi pribadi maupun komentar di media sosial.
Menurutnya, indikator makro yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) harus menjadi salah satu rujukan utama.
Dia menyebut sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif, seperti penurunan kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan sejumlah indikator pembangunan.
Meski demikian, orang nomor satu di daerah berjuluk "Ita Wotu Nusa" ini mengakui masih terdapat tantangan.
Salah satunya pertumbuhan ekonomi yang belum menunjukkan hasil sesuai harapan.
Sebab itu, ia mengingatkan bahwa pembangunan membutuhkan proses dan tidak semua target dapat dicapai dalam waktu singkat.
“Ada yang bisa kita capai cepat karena ukurannya bertahun-tahun. Tapi ada yang baru bisa kita lihat hasilnya tiga sampai empat periode,” ujarnya.
Fachri menegaskan pemerintah daerah harus terus bekerja dan tidak berhenti mengejar peluang pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (RED)

0Komentar