BULA, TINTATIMUR.ID – PT Pertamina Patra Niaga memastikan proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tetap aman.
Langkah tersebut direncanakan dengan baik sebagai upaya menjaga ketersediaan BBM dan layanan bagi masyarakat.
Proses distribusi tersebut terus dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dalam pelaksanaannya.
Hal tersebut disampaikan Area Manager Comm, Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (14/09/2026).
“Distribusi BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, terus dilakukan dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik setiap harinya guna memastikan kelancaran dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat. Dalam setiap prosesnya, Pertamina senantiasa mengedepankan aspek keselamatan sebagai bagian penting dari pelaksanaan operasional distribusi dan layanan penyaluran BBM,” jelasnya.
Dia mengatakan, masyarakat Bula saat ini dilayani dua SPBU, yakni SPBU 86.975.19 yang menyalurkan JBKP Pertalite serta BBM nonsubsidi, dan SPBU 84.975.06 yang menyalurkan JBKP Pertalite, JBT Solar, dan BBM nonsubsidi.
Untuk mendukung ketersediaan pasokan, Fuel Terminal Bula juga terus memastikan kondisi stok tersedia. Rata-rata ketahanan stok berada di rentang 10-12 hari.
“Stok di Fuel Terminal juga terus dijaga, kapal setiap 4-5 hari sekali terus mensuplai stok BBM ke tangki-tangki,” kata Ispiani.
Menurutnya, khusus penyaluran BBM nonsubsidi, Pertamina Patra Niaga siap menyediakan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara untuk BBM subsidi, penyalurannya akan dijaga sesuai kuota yang ditugaskan pemerintah.
“Khusus penyaluran BBM nonsubsidi kami siap menyediakan sesuai kebutuhan, untuk BBM subsidi tentu akan kami jaga penyalurannya sesuai kuota yang ditugaskan Pemerintah,” katanya.
Untuk terus menjaga layanan dan memberikan akses informasi kepada masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga juga menyediakan kanal informasi melalui Pertamina Contact Center 135. (RED)

0Komentar