BULA, TINTATIMUR.ID - Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri resmi melepas Tim Safari Dakwah dan Kegiatan Sosial Yayasan Baitul Quran Al-Izzah di Mushalla Pendopo Bupati, Jumat, (29/05/2026).

Pelepasan tim dakwah tersebut bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan moral, pendidikan Islam, dan kepedulian sosial di wilayah-wilayah pelosok Kabupaten SBT yang masih minim sentuhan program sosial dan keagamaan.

Dalam program Safari Dakwah itu, Yayasan Baitul Quran Al-Izzah akan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten SBT dengan membawa bantuan sosial berupa 8.000 Al-Qur’an, 70 roll karpet masjid, serta 30 karung pakaian layak pakai untuk masyarakat.

Pimpinan Yayasan Baitul Quran Al-Izzah, Izal Rumaday mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian yayasan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, Safari Dakwah bukan hanya berfokus pada penyebaran syiar Islam, tetapi juga menyentuh persoalan sosial masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan.

"Sebelumnya, program Safari Dakwah juga telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti sebar qurban, pembinaan pemuda, dan program sosial lainnya. Kami diberikan kesempatan untuk mengabdi kepada negeri tercinta," ujar Izal.

Dalam kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan simbolis 1.000 Al-Qur’an untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten SBT dan satu roll karpet masjid untuk Masjid Funanaiyaba, Kecamatan Werinama.

Bantuan tersebut diserahkan langsung pihak yayasan kepada Pemerintah Kabupaten SBT melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).

Bupati Fachri Husni Alkatiri mengapresiasi langkah Yayasan Baitul Quran Al-Izzah yang dinilai mampu menghadirkan gerakan dakwah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.

Ia berharap kegiatan sosial keagamaan seperti itu dapat menjadi contoh bagi berbagai lembaga lainnya agar turut hadir membantu masyarakat, terutama di daerah terpencil yang masih membutuhkan perhatian.

"Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini dapat menjadi contoh sehingga kebaikan ini terus berkembang dan berlipat ganda di masa yang akan datang. Semoga program seperti ini tidak berhenti pada saat ini saja, tetapi terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur," tuturnya.

Di tengah berbagai tantangan sosial dan keterbatasan akses pendidikan keagamaan di sejumlah wilayah terpencil SBT, kehadiran Safari Dakwah dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual, solidaritas sosial, sekaligus membangun kepedulian terhadap masyarakat bawah.

Usai memberikan arahan, Bupati secara resmi melepas Tim Safari Dakwah dan Kegiatan Sosial Yayasan Baitul Quran Al-Izzah untuk menjalankan program dakwah, pendidikan dan pelayanan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur.(RED)