BULA, TINTATIMUR.ID- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ahmad Voth, melontarkan kritik terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Lantaran dinilai belum maksimal dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Voth dalam rapat bersama mitra Komisi III DPRD SBT, di Ruang Komisi pada Rabu, (03/06/2026).
Dia menegaskan bahwa berbagai persoalan yang muncul di lapangan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan masih lemahnya koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.
Menurutnya, sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Bahkan, terdapat program yang dinilai berjalan tanpa arah dan tidak mampu menjawab kebutuhan riil warga.
"Kita harus jujur melihat kondisi yang ada. Banyak persoalan yang terus berulang setiap tahun tanpa penyelesaian yang jelas. Ini menjadi catatan penting yang harus dievaluasi bersama," tegasnya.
Dirinya mengingatkan agar OPD tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia meminta setiap pimpinan OPD menyampaikan laporan yang objektif dan transparan kepada DPRD agar fungsi pengawasan dapat berjalan secara maksimal.
"Jangan sampai laporan yang disampaikan berbeda dengan kenyataan di lapangan. DPRD membutuhkan data yang valid agar dapat mengambil langkah dan rekomendasi yang tepat," ujarnya.
Komisi III, kata Voth, akan terus melakukan pengawasan terhadap berbagai program pembangunan yang dibiayai melalui APBD agar penggunaan anggaran benar-benar efektif dan tepat sasaran.
"Saya berharap hasil rapat nantinya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten SBT." Pungkasnya.(RED)

0Komentar