BULA, TINTATIMUR.ID - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau dengan menyiapkan distribusi air bersih bagi warga yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

Langkah tersebut diambil setelah hasil survei lapangan menunjukkan sejumlah kawasan di Kota Bula mulai terdampak kekeringan sumur.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten SBT, Hadi Rumbalifar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

“Atas data itu kemudian kami diperintahkan untuk segera mengambil langkah. Kami berkoordinasi dengan BPBD dan sepakat untuk melayani masyarakat yang kekeringan air,” ujar Rumbalifar, Kamis (25/06/2026).

Dia menjelaskan bahwa dalam skema yang disiapkan, BPBD akan menyediakan tong-tong penampungan air di sejumlah titik terdampak.

Sementara pengisian air dilakukan menggunakan armada mobil tangki milik Dinas Pemadam Kebakaran.

“BPBD nanti menyiapkan tong-tong air untuk warga, lalu Damkar yang akan mengisi air di tong-tong tersebut karena satu-satunya mobil pemerintah daerah yang bisa mensuplai air hanya mobil pemadam kebakaran,” jelasnya.

Dirinya memastikan distribusi air bersih tidak akan mengganggu tugas utama Damkar dalam penanganan kebakaran.

Petugas dan armada tetap disiagakan penuh untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran selama musim kemarau.

“Alhamdulillah tadi sudah melayani beberapa titik. Insya Allah besok dan seterusnya kita akan mengikuti kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyiapkan wadah penampungan air secara mandiri, seperti tong, ember, maupun tempat penampungan lainnya, sambil menunggu distribusi tong dari BPBD.

“Kami minta warga menyiapkan tong pribadi, ember atau wadah apa saja yang bisa digunakan untuk menampung air sambil menunggu tong dari BPBD,” pungkasnya.(RED)