AMBON, TINTATIMUR.ID – Menjelang peletakan batu pertama Proyek Blok Abadi Masela, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak masyarakat Desa Lermatan menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Namun, di balik ajakan tersebut, tersimpan harapan besar agar investasi raksasa ini benar-benar membawa kesejahteraan bagi rakyat Maluku.
Menurutnya, dukungan masyarakat merupakan modal utama agar proyek strategis nasional yang telah dinantikan selama puluhan tahun itu dapat berjalan tanpa hambatan.
"Marilah kita bersama-sama menjaga kondusivitas sehingga proyek ini dapat berjalan lancar demi Maluku yang lebih baik," kata Lewerissa, Jumat (26/06/2026)
Di sela kunjungan, Gubernur bersama Forkopimda juga meninjau pelayanan kesehatan gratis dan pembangunan sumur bor sebagai penyedia air bersih bagi masyarakat Desa Lermatan.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang berada di sekitar kawasan proyek.
Salah satu masyarakat Maluku Arman, berharap kehadiran Blok Masela tidak boleh hanya menghadirkan bangunan dan investasi bernilai triliunan rupiah.
Lebih dari itu, harus menjawab persoalan klasik Maluku, mulai dari kesempatan kerja bagi putra daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemerataan pembangunan infrastruktur.
"Groundbreaking menjadi simbol dimulainya babak baru. Namun keberhasilan sesungguhnya akan diukur dari seberapa besar manfaat proyek ini dapat dirasakan masyarakat Maluku dalam jangka panjang, bukan sekadar menjadi catatan sejarah pembangunan nasional." Tutupnya.(RED)

0Komentar