BULA, TINTATIMUR.ID – Kebakaran melanda kawasan parkir speedboat di Desa Sesar, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIT.
Sedikitnya 10 unit speedboat berbahan fiberglass ludes dilalap si jago merah hanya dalam waktu singkat.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh speedboat yang terparkir di lokasi gagal diselamatkan lantaran api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu unit ke unit lainnya.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten SBT menduga kobaran api berawal dari lokasi pembakaran sampah yang berada di sekitar area parkir speedboat.
Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara karena penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penyelamatan Damkar SBT, Wahab Rumakat, mengatakan memang terdapat lokasi pembakaran sampah di sekitar tempat kejadian.
Namun, titik pembakaran tersebut tidak berada tepat di samping deretan speedboat.
"Memang ada tempat bakar sampah di situ, tetapi posisinya agak jauh dari speedboat. Dugaan sementara sumber api berasal dari sana, namun itu masih perlu dipastikan karena penyebab pastinya masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Dia menjelaskan, material fiberglass yang digunakan pada badan speedboat menjadi faktor utama cepatnya kobaran api meluas.
Sifat material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh armada yang terparkir.
Saat laporan diterima, kata Wahab, kondisi api sudah tidak terkendali sehingga peluang menyelamatkan speedboat hampir tidak ada.
Dirinya mengakui keterlambatan laporan dari masyarakat turut memengaruhi proses penanganan di lapangan.
"Kalau masyarakat langsung telepon begitu melihat ada api, mungkin masih bisa diselamatkan satu atau dua unit speedboat. Tapi saat petugas tiba di lokasi, seluruh speedboat sudah dalam kondisi terbakar," jelasnya.
Setelah menerima laporan, personel Damkar langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
Sementara itu, besaran kerugian akibat musibah yang menghanguskan sedikitnya 10 unit speedboat tersebut belum dapat dipastikan. (RED)

0Komentar