MALTENG, TINTATIMUR.ID Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

Hal itu dilakukan Rumah Zakat melalui Ekspedisi Bakti Relawan Rumah Zakat Spesial Kemerdekaan yang berlangsung selama lebih dari tiga hari di sejumlah lokasi strategis di Kecamatan Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku.

Salah satu aksi yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut yakni bersih-bersih pantai sekaligus penanaman sebanyak 1.000 tunas mangrove di sepanjang pesisir Desa Lontohir, Komplek Bandrei.

Para relawan bersama masyarakat terlibat langsung dalam aksi lingkungan tersebut.

Penanaman mangrove menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Terlebih, kawasan Banda memiliki potensi wisata bahari yang menjadi salah satu daya tarik daerah Maluku.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Camat Banda Handayani Hassanusi dan Ketua RT 05 Desa Lontohir.

Mereka menyampaikan rasa terima kasih karena Kecamatan Banda dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan aksi sosial dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan.

Apresiasi masyarakat semakin terasa dengan adanya program penanaman 1.000 mangrove yang dilakukan di sepanjang bibir pantai Desa Lontohir.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat. Kami sangat senang dengan kedatangan teman-teman relawan di desa kami dengan membawa program-program sosial ini. Apalagi dengan adanya 1.000 pohon mangrove, ini sangat membantu kami masyarakat pesisir,” ujar Ketua RT 05 Desa Lontohir, melalui keterangan tertulis yang diterima Tintatimur.id, Kamis (27/08/2026).

Menurutnya, kehadiran para relawan tidak hanya memberikan kegiatan sosial bagi masyarakat, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan pesisir yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Selain aksi lingkungan, Ekspedisi Bakti Relawan Rumah Zakat juga menyasar bidang pendidikan dan kesiapsiagaan bencana.

Para relawan menghadirkan Kelas Inspirasi bagi anak-anak TPQ di Desa Lontohir RT 05 dengan tema “Jangan Takut Bermimpi”.

Melalui cerita inspiratif, anak-anak diajak mengenal arti penting memiliki cita-cita dan berani mengejar mimpi. Materi disampaikan dengan pendekatan yang menyenangkan melalui cerita, permainan, dan aktivitas edukatif.

Sementara bagi pelajar SMAN 30 Maluku Tengah, relawan menghadirkan edukasi kesiapsiagaan bencana. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Materi juga disampaikan oleh Pos SAR Banda, termasuk mengenai pertolongan pertama serta proses pencarian dan penyelamatan korban ketika terjadi bencana alam.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Rumah Zakat tidak hanya menghadirkan semangat kemerdekaan dalam bentuk seremoni, tetapi juga mengisinya dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesiapsiagaan bencana, serta pelestarian lingkungan. (RED)