BULA, TINTATIMUR.ID — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memastikan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas menjadi salah satu langkah strategis untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBT, Punira Kilwalaga, mengatakan UHC Prioritas memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama mereka yang terkendala pembiayaan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“UHC Prioritas ini salah satu langkah pemerintah daerah untuk bagaimana mendekatkan masyarakat, terutama dalam hal akses pelayanan kesehatan,” ujar Punira, Senin (07/09/2026).
Menurutnya, selama ini masih terdapat masyarakat yang ragu mendatangi fasilitas kesehatan karena khawatir harus mengeluarkan biaya.
Selain persoalan biaya, persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan juga kerap menjadi hambatan.
Dia menyebut ada warga yang baru mengetahui kepesertaannya tidak aktif ketika sudah berada di rumah sakit atau puskesmas.
Bahkan, terdapat masyarakat yang sama sekali belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Ketika masyarakat sakit datang ke rumah sakit atau puskesmas, tiba-tiba pada saat sampai di sana dicek kartunya tidak aktif,” jelasnya.
Kondisi tersebut, kata Punira, sebelumnya dapat membuat masyarakat harus menunggu proses aktivasi sebelum mendapatkan kepastian pembiayaan.
Namun, melalui skema UHC Prioritas, persoalan tersebut dapat ditangani jauh lebih cepat.
“Dengan predikat UHC Prioritas, masalah-masalah itu bisa diselesaikan dalam waktu lima sampai sepuluh menit,” katanya.
Dirinya menegaskan, percepatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan ketika berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
Demikian, masyarakat tidak lagi harus menunda berobat hanya karena persoalan status kepesertaan BPJS Kesehatan. (RED)

0Komentar